<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Voice of Jakarta &#187; Jakarta Kita</title>
	<atom:link href="http://voiceofjakarta.com/category/jakarta-kita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://voiceofjakarta.com</link>
	<description>Everything about The City</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Mar 2012 03:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Daftar Lembaga Penyaluran Bantuan Bencana di Jakarta</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/11/daftar-lembaga-penyaluran-bantuan-bencana-di-jakarta/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/11/daftar-lembaga-penyaluran-bantuan-bencana-di-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 08:00:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Posko Penyaluran Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Wasior]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=550</guid>
		<description><![CDATA[Berkaitan dengan bencana alam yang sedang menimpa saudara-saudara kita setanah air, maka untuk mempermudah warga Jakarta dan sekitarnya untuk bisa ikut berpartisipasi dan berkontribusi membantu, maka VOJ membuat daftar lembaga-lembaga yang bisa dihubungi untuk penyaluran bantuan-bantuan tersebut. Silahkan: Pos Langsat Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Keb Baru, Jakarta Selatan Telp: 021-7208262 Markas ACT Komp Perkantoran [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berkaitan dengan bencana alam yang sedang menimpa saudara-saudara kita setanah air, maka untuk mempermudah warga Jakarta dan sekitarnya untuk bisa ikut berpartisipasi dan berkontribusi membantu, maka VOJ membuat daftar lembaga-lembaga yang bisa dihubungi untuk penyaluran bantuan-bantuan tersebut. Silahkan:</p>
<p><strong>Pos Langsat</strong><br />
Jalan Langsat 1/3A,<br />
Kramat Pela, Keb Baru,<br />
Jakarta Selatan<br />
Telp: 021-7208262</p>
<p><strong>Markas ACT</strong><br />
Komp Perkantoran Ciputat Indah Permai B-8<br />
Jl Ir Juanda 50 Ciputat<br />
Telp: 021-7414482</p>
<p><strong>Posko Mommiesdaily</strong><br />
Feztive Building, Jl Bangka Raya No 103,<br />
Kemang, Jakarta Selatan (dr jam 10 pagi &#8211; 9 malam)</p>
<p><strong>GreenMusic Foundation</strong><br />
Jl. Cipete 8 no 97<br />
Jakarta Selatan<br />
Telp: 083896290783 (cp: Anggia Kharisma)</p>
<p><strong>Rekening Satu Untuk Negeri (Tv One News)</strong><br />
Bank Mandiri 125-000-7926-793,<br />
BCA 275-111-111-0<br />
BNI 3009-2009-5<br />
BRI 0386-01-000-111-304.</p>
<p><strong>TUM 4 Indonesia (<a href="http://theurbanmama.com/forum/topic1004-charity-tum-4-indonesia.html">theurbanmama.com</a>)</strong><br />
Donasi Cash:<br />
BCA acct# 0350351612 a/n Shinta A.D Lestari<br />
Bank Mandiri acct# 101 000 433 5335 a/n Shinta A.D Lestari<br />
Paypal acct: charity@theurbanmama.com<br />
(cek keterangan lbh lanjut <a href="http://theurbanmama.com/forum/topic1004-charity-tum-4-indonesia.html">di sini</a>)</p>
<p>Donasi Non Cash:<br />
JAKARTA<br />
Siska Knoch<br />
Komplek Vila Delima<br />
Jl. Delima Timur V-A Blok J-18<br />
Lebak Bulus, Jaksel 12440</p>
<p>Vania AS<br />
Jl. Danau Jempang Blok B3 No. 25<br />
Pejompongan, Benhil Jakarta Pusat</p>
<p><strong>Posko Logistik Gema Damai</strong><br />
Rumah Damai<br />
Jalan Haji Saabun no.20, Margasatwa, Jakarta Selatan<br />
Telp:  0811918886</p>
<p><em>(Bila ada lembaga penyaluran bantuan yang ingin dimasukkan kedalam list ini silahkan kirimkan data2nya pada bagian komen di bawah atau tweet ke <a href="http://twitter.com/voiceofjakarta">@voiceofjakarta</a> )</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/11/daftar-lembaga-penyaluran-bantuan-bencana-di-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sepotong Kenangan dari Si Rambut Merah</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/11/sepotong-kenangan-dari-si-rambut-merah/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/11/sepotong-kenangan-dari-si-rambut-merah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Nov 2010 18:19:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Java Soulnation Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Mick Hucknall]]></category>
		<category><![CDATA[Simply Red]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta selama dua hari ( 29-30 Oktober 2010) dimeriahkan oleh event musik yang bertajuk Jakarta International Java Soulnation 2010 yang secara singkat orang-orang menyebutnya dengan Soulnation. Setelah sukses dengan Java Rockin&#8217; Land 2010 yang berfokus pada musik-musik bergenre dasar rock, maka Java Festival Production sebagai penyelenggara menjadikan Soulnation ini sebagai perhelatan akbar bagi musisi-musisi dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Mick Hucknall" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/mickhucknall_featured.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p>Jakarta selama dua hari ( 29-30 Oktober 2010) dimeriahkan oleh event musik yang bertajuk <a href="http://www.javasoulnation.com/2010/">Jakarta International Java Soulnation 2010</a> yang secara singkat orang-orang menyebutnya dengan <em>Soulnation</em>. Setelah sukses dengan<a href="http://www.javarockingland.com/2010/"> Java Rockin&#8217; Land 2010</a> yang berfokus pada musik-musik bergenre dasar rock, maka <a href="http://www.javafestivalproduction.com/">Java Festival Production</a> sebagai penyelenggara menjadikan <em>Soulnation</em> ini sebagai perhelatan akbar bagi musisi-musisi dalam genre soul, hip hop, R&amp;B dan rap. Salah satu penampil yang ikut meramaikan Soulnation adalah band asal Manchester, Inggris: <em><a href="http://www.simplyred.com/">Simply Red</a></em> yang juga menjadi bagian dari rangkaian tur perpisahan mereka yang diberi nama <em>Simply Red Farewell Tour</em>.</p>
<p>Saya yakin pasti banyak dari Anda yang ingin tahu penyebab mereka ingin mundur dari dunia musik. Tidak ada cerita dramatis ataupun heboh. Salah satu alasan mereka menginginkan bubar adalah karena bosan dan masing-masing anggota band ingin bersolo karier. &#8220;Farewel Tour adalah cara kami untuk mengucapkan salam perpisahan bagi penggemar Simply Red,&#8221; kata Mick Hucknall, penggagas Simply Red memberikan penjelasan.</p>
<p>Sebagai seseorang yang melewatkan masa-masa dimana Simply Red begitu populernya di tanah air, maka saya bisa menganggap konser Simply Red ini sebagai ajang bernostalgia bagi penduduk Jakarta yang sangat manis. Mengapa demikian karena memang Mick Hucknall dan kawan-kawan berhasil mengobati kerinduan para penggemar mereka dengan lagu-lagu romantis bercorak soul dan jazzy.</p>
<p>Saya teringat sewaktu saya menonton pertunjukkan<a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Sheila_Majid"><em> Sheila Madjid</em></a> pada event Java Jazz Festival ditahun yang sama yaitu 2010 bulan Maret. Pada saat itu seluruh penonton seolah terbius dan terbang ke masa-masa tahun 80an dan mulai ikut bernyanyi bersama-sama. Atmosfir yang sama saya dapati ketika Mick Hucknall bersama Simply Red membawakan lagu-lagu mereka yang sempat sukses di tanah air seperti &#8220;Thrill Me&#8221;, &#8220;Holding Back The Years&#8221; dan &#8220;So Not Over You&#8221;. Bahkan ketika intro lagu &#8220;Stars&#8221; dimulai penonton sudah mulai berteriak-teriak histeris.</p>
<p>Tidak dipungkiri lagu bisa berlaku selayaknya album foto kenangan, dimana saat kita mendengarkan sebuah lagu maka kenangan peristiwa saat lagu tersebut sedang kita sukai akan muncul kembali ke permukaan dan mengusik emosi kita. Dan itu pula yang terjadi saat konser perpisahaan Simply Red ini berlangsung. Saya sesekali menyempatkan diri melayangkan pandangan ke arah penonton, hampir semua terlihat seperti terbius sehingga mereka ikut bergoyang lemah lembut pada saat Mick membawakan lagu-lagu bertempo rendah dan romantis, lalu bergoyang heboh pada saat pindah ke lagu-lagu bertempo cepat berirama soul seperti &#8220;Stars&#8221; dan &#8220;Fairground&#8221;.</p>
<p>Mick Hucknall mengakhiri penampilan Simply Red dengan manis melalui lagu lama yang aslinya dinyanyikan oleh <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Harold_Melvin_%26_the_Blue_Notes">Harold Melvin &amp; the Blue Notes</a> yang berjudul &#8220;If You Don&#8217;t Know By Now&#8221;. Penonton sontak bergoyang dan menyanyi bersama.</p>
<p>Saya bisa bilang bahwa demi kenangan manis, penampilan Simply Red ini cukup berharga untuk warga Jakarta terutama yang sempat mengalami masa-masa di mana lagu-lagu Simply Red merajai radio-radio di ibukota ini.</p>
<p>Apakah Anda mengalami pengalaman serupa?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/11/sepotong-kenangan-dari-si-rambut-merah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerakan #savejkt Lahir di Twitter</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/10/gerakan-savejkt-lahir-di-twitter/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/10/gerakan-savejkt-lahir-di-twitter/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2010 04:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[#savejkt]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Twitter]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=496</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 22 Oktober 2010, hari Jumat, gerakan #savejkt yang dimulai kurang dari dua bulan yang lalu telah resmi diluncurkan secara online di Twitter pada pukul 19:00 WIB. Gerakan #savejkt adalah gerakan yang didasari oleh keprihatinan warga Twitter terhadap kondisi Jakarta. Sebagai sebuah kota besar berpenduduk mendekati angka 10 juta jiwa, permasalahan Jakarta sangat kompleks. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="savejkt" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/savejkt_featured.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p>Pada tanggal 22 Oktober 2010, hari Jumat, gerakan <a href="http://savejkt.org">#savejkt</a> yang dimulai kurang dari dua bulan yang lalu telah resmi diluncurkan secara online di Twitter pada pukul 19:00 WIB.</p>
<p>Gerakan #savejkt adalah gerakan yang didasari oleh keprihatinan warga <a href="http://twitter.com">Twitter</a> terhadap kondisi Jakarta. Sebagai sebuah kota besar berpenduduk mendekati angka 10 juta jiwa, permasalahan Jakarta sangat kompleks. Fatalnya, kompleksitas masalah yang ada di Ibu Kota tidak direspon secara efektif dan profesional oleh pihak pengelola Jakarta. Di mana-mana kita bisa lihat ketidakmampuan pemerintah DKI saat ini dalam mencari solusi yang sistematis dan terintegrasi. Atas keprihatinan itulah para twitizen (warga kota pengguna account twitter) mencoba melakukan perubahan di Jakarta melalui peran aktif dalam suatu gerakan yang kami sebut sebagai Gerakan #savejkt. Mengapa? Karena Jakarta harus diselamatkan dari bencana yang diakibatkan keteledoran pengelola serta ketidakpedulian warganya. Kira-kira itulah yang menyebabkan lahirnya gerakan #savejkt ini.</p>
<p>Sejam setelah peluncuran gerakan #savejkt ini acara dilanjutkan dengan diskusi tentang gerakan ini di <a href="http://obrolanlangsat.com/2010/10/23/internet-media-sosial-dan-komunitasorganisasi-masyarakat-sipil-indonesia-2/">Obrolan Langsat (Obsat)</a> yang kebetulan juga dilangsungkan pada malam yang sama.</p>
<p>Pada tanggal yang sama sebelum peluncuran, kami mendapat kesempatan untuk mewawancara tiga orang pemrakarsa Gerakan #savejkt ini. Mereka adalah Yanuar Nugroho (<a href="http://twitter.com/yanuarnugroho">@yanuarnugroho</a>, Peneliti dan Pengajar di Manchester Business School, Inggris), Christi Pramudianti Wihardjono (<a href="http://twitter.com/cheestea">@cheestea</a>, Desainer Interior) dan Rachmat Anggara (<a href="http://twitter.com/anggadoet">@anggadoet</a>, Peneliti dan Pengajar di Prasetyamulya Business School).</p>
<p>Berikut ini video hasil wawancara kami dengan mereka bertiga:</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="480" height="385" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/MA2SrfjrUR4?fs=1&amp;hl=en_US" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="480" height="385" src="http://www.youtube.com/v/MA2SrfjrUR4?fs=1&amp;hl=en_US" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p><em>Foto: Amelia Wirogo</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/10/gerakan-savejkt-lahir-di-twitter/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perparkiran VS Kemacetan</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/10/perparkiran-vs-kemacetan/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/10/perparkiran-vs-kemacetan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Oct 2010 12:33:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Macet]]></category>
		<category><![CDATA[Tarif Parkir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=489</guid>
		<description><![CDATA[Kemacetan yang super parah di kota Jakarta ini membuat pemerintah daerah DKI Jakarta mencari cara untuk mengatasinya. Salah satunya yang sedang jadi pembicaraan pada saat ini adalah akan diberlakukannya kenaikan tarif parkir sebesar 5 kali lipat pada daerah-daerah tertentu yang dianggap pusat aktivitas masyarakat, seperti misalnya di daerah perkantoran dan sekitarnya. Pertanyaan yang timbul di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Jakarta macet" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/jakarta_macet_feat.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p>Kemacetan yang super parah di kota Jakarta ini membuat pemerintah daerah DKI Jakarta mencari cara untuk mengatasinya. Salah satunya yang sedang jadi pembicaraan pada saat ini adalah akan diberlakukannya <a href="http://metro.vivanews.com/news/read/181627-atasi-macet--solusi-dki-hanya-memungut">kenaikan tarif parkir sebesar 5 kali lipat</a> pada daerah-daerah tertentu yang dianggap pusat aktivitas masyarakat, seperti misalnya di daerah perkantoran dan sekitarnya.</p>
<p>Pertanyaan yang timbul di kepala saya adalah dengan kondisi transportasi pengganti (umum) yang ada sekarang, apakah menaikkan tarif parkir tersebut bisa menjadi solusi yang baik bagi masalah kemacetan kota Jakarta ini? Apakah masyarakat akan mau menggunakan transportasi umum demi untuk tidak harus membayar tarif parkir tersebut?</p>
<p>Saya ingat ketika dulu pemerintah mencoba menekan laju masuknya jumlah mobil import ke Indonesia dengan menggunakan cara memasukkan kendaraan mobil kedalam kategori barang mewah sehingga jumlah pajaknya masuknya menjadi hampir 100%. Lalu apa yang terjadi? mobil import tetap saja bisa masuk karena permintaan dari dalam negeri tetap tinggi, sehingga bisa disebut usaha pemerintah tersebut tidak terlalu berhasil. Nah, apakah kejadian serupa juga akan terjadi dengan kebijakan menaikkan tarif parkir ini?</p>
<p>Saya pribadi menilai masalah utama yang ada dalam kasus macet pada jalan-jalan di Jakarta ini lebih pada masalah kelayakan transportasi umum yang sejak jaman dahulu tidak pernah terpecahkan. Sehingga masyarakat memilih menggunakan kendaraan sendiri, sehingga mulailah mereka menyicil mobil ataupun motor agar bisa mendapatkan transportasi yang lebih layak. Bagaimana dengan Busway? Sebuah usaha yang bagus sebenarnya tapi kita juga punya masalah dalam hal memelihara produk bersama, sehingga seperti yang kita lihat, prasarana Busway sedikit demi sedikit mulai rusak, dan proses perbaikkan tidak kunjung bisa mengejar proses kerusakan itu sendiri.</p>
<p>Sedikitnya dari kacamata saya ada 3 poin penyebab kemacetan di Jakarta, yaitu:</p>
<ul>
<li>Tidak adanya transportasi umum yang memadai sehingga masyarakat berbondong-bondong membeli kendaraan sendiri.</li>
<li>Tidak adanya pembatasan usia kendaraan yang bisa digunakan di dalam kota.</li>
<li>Tarif parkir yang dibedakan tarifnya berdasarkan kepadatan dan tingkat kesibukan pada daerah-daerah tertentu</li>
</ul>
<p>Justru menurut pandangan saya dua poin pertama di ataslah yang sangat efektif untuk dilakukan jika ingin kemacetan di Jakarta berkurang, setelah itu baru kita mencoba poin terakhir yang berkaitan dengan perparkiran.</p>
<p>Bagaimana menurut Anda?</p>
<p><em>Foto: <a href="http://www.flickr.com/photos/basibanget/">basibanget</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/10/perparkiran-vs-kemacetan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Trotoar untuk Siapa?</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/05/trotoar-untuk-siapa/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/05/trotoar-untuk-siapa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 May 2010 08:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Trotoar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[Jalan adalah sebuah prasarana penting dalam tata kota dimana banyak prasarana lain ikut bergantung pada keberadaan jalan tersebut yaitu salah satunya transportasi. Beragamnya pengguna jalan maka dirasakan penting untuk dibuat pembagian penggunaan jalan berdasarkan penggunanya, maka kita bisa menemukan apa yang kita sebut dengan trotoar yang saya yakin semua orang sudah tahu fungsinya untuk apa, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Warung" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/warung_featured.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p>Jalan adalah sebuah prasarana penting dalam tata kota dimana banyak prasarana lain ikut bergantung pada keberadaan jalan tersebut yaitu salah satunya transportasi. Beragamnya pengguna jalan maka dirasakan penting untuk dibuat pembagian penggunaan jalan berdasarkan penggunanya, maka kita bisa menemukan apa yang kita sebut dengan trotoar yang saya yakin semua orang sudah tahu fungsinya untuk apa, yaitu untuk pejalan kaki yang melakukan perjalanan dengan alat transportasi alam yang built-in dengan tubuh kita, yaitu sepasang kaki.</p>
<p>Jika kita simak <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Trotoar">Wikipedia tentang trotoar</a> maka akan kita dapati penjelasan sebagai berikut:</p>
<p><em>Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan  pejalan kaki yang bersangkutan.</em></p>
<p>Para pejalan kaki berada pada posisi yang lemah jika mereka bercampur dengan kendaraan, maka mereka akan memperlambat arus lalu lintas. Oleh karena itu, salah satu tujuan utama dari manajemen lalu lintas adalah berusaha untuk memisahkan pejalan kaki dari arus kendaraan bermotor, tanpa menimbulkan gangguan-gangguan yang besar terhadap aksesibilitas dengan pembangunan trotoar.</p>
<p>Pertanyaan pada judul tulisan ini muncul karena definisi pada Wikipedia tersebut di atas tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi pada trotoar-trotoar di Jakarta. Banyaknya pelencengan yang terjadi pada trotoar, antara lain:</p>
<ol>
<li>Jalur motor</li>
<li>Tempat parkir</li>
<li>Tempat melakukan usaha (warung dan kaki lima)</li>
<li>Tempat menanam pohon</li>
<li>Jadi satu dengan tempat beradanya tiang-tiang (tiang listrik, tiang telpon, tiang lampu jalan, dll)</li>
</ol>
<p>Apakah memang di kota Jakarta semua orang diharapkan untuk menggunakan kendaraan sehingga fungsi trotoar untuk pejalan kaki dikorbankan? Tentu seharusnya tidak ya. Yang terjadi adalah law enforcement yang tidak berjalan sehingga masyarakat merasa boleh melakukan hal-hal yang dilarang.</p>
<p>Bagaimana menurut Anda?</p>
<p><em>Foto oleh: <a href="http://www.flickr.com/photos/margie070529/">Margie Meiranie Sudiro</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/05/trotoar-untuk-siapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Transportasi Publik Yang Bisa Diandalkan</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2010/04/transportasi-publik-yang-bisa-diandalkan/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2010/04/transportasi-publik-yang-bisa-diandalkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Apr 2010 08:08:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Macet]]></category>
		<category><![CDATA[Transportasi Publik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=457</guid>
		<description><![CDATA[Setiap kali saya pulang ke Jakarta, saya selalu merasakan kesumpekan dan keruwetan yang terus bertambah. Saya bisa merasakan ini karena seperti penduduk Jakarta yang lain, saya adalah termasuk dari salah satu warga Jakarta yang tiap hari harus melakukan commute dari kawasan suburb di selatan Jakarta ke tempat saya beraktifitas dengan menghabiskan waktu sekitar 45 menit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Jakarta Macet" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/jakarta_macet_featured01.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p>Setiap kali saya pulang ke Jakarta, saya selalu merasakan kesumpekan dan  keruwetan yang terus bertambah. Saya bisa merasakan ini karena seperti  penduduk Jakarta yang lain, saya adalah termasuk dari salah satu warga  Jakarta yang tiap hari harus melakukan commute dari kawasan suburb di  selatan Jakarta ke tempat saya beraktifitas dengan menghabiskan waktu  sekitar 45 menit kalau kondisi jalanan tidak macet (silahkan bayangkan  sendiri berapa lama yang harus tempuh jika kondisi jalanan sedang  macet). Bagi warga yang tinggal di kawasan kota satelit Jakarta bahkan  harus menghabiskan waktu yang lebih lama lagi untuk mencapai tempat  kerja mereka.</p>
<p>Apa yang sebenarnya menjadi masalah? Memang sebagai  sentra aktifitas bagi sebagian besar warga, kondisi Jakarta yang semakin  tidak nyaman untuk dijadikan tempat bekerja dan tinggal ini tidak  memiliki jalan keluar lain selain mencoba untuk beradaptasi dengan  kondisi yang makin lama makin memburuk ini. Dampak langsungnya adalah  pengorbanan yang sangat besar dari kualitas hidup kita demi kelanjutan  hidup. Ya coba bayangkan saja, kita harus menyiapkan ekstra waktu dan  ekstra kekuatan mental hanya untuk bisa bekerja di Jakarta. Atau bisa  dikatakan perjalanan pergi dan pulang serta beraktifitas adalah  perjuangan tersendiri dalam kehidupan sehari-hari di Jakarta di luar  perjuangan untuk hidup itu sendiri (bekerja). Ini menjadikan hidup di  Jakarta saya bisa bilang sama sekali tidak bisa dibilang nyaman.</p>
<p>Masalah transportasi publik di Jakarta adalah masalah yang tidak pernah  selesai, dan seperti juga permasalahan-permasalahan lainnya, karena  saking lama nya tidak dipecahkan maka warga Jakarta menjadi skeptik dan  mencoba memecahkan permasalahannya masing-masing sendiri yang akhirnya  menimbulkan masalah baru lagi. Untuk lebih jelasnya saya akan coba  memaparkan dari sudut pandang seorang warga Jakarta:</p>
<ol>
<li>Jakarta memiliki sistem transportasi publik dalam kota seperti bis  kota, kereta api, minibus (Metromini &amp; Kopaja), angkot, dan taksi</li>
<li>Jakarta tidak memiliki sistem pembatasan jumlah mobil pribadi  seperti yang dilakukan oleh negara tetangga kita Singapura, sehingga  perkembangan jumlah mobil pribadi tidak bisa di kontrol.</li>
<li>Menaikkan besaran pajak terhadap kendaraan pribadi ternyata bukanlah  jalan keluar yang baik untuk membatasi jumlah kendaraan pribadi.   Karena itu seperti menaikkan standar harga, begitu masyarakat bisa  membeli mobil dengan harga katakanlah tingkat menengah, maka opsi  membeli kendaraan pribadi jadi semakin luas karena kendaraan tingkat  bawah pun jadi bisa terjangkau.</li>
<li> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Daerah_Khusus_Ibukota_Jakarta#Transportasi">Naiknya  jumlah pemilik kendaraan pribadi tidak bisa diimbangi oleh pertumbuhan  jalan</a>, sehingga yang terjadi adalah munculnya kemacetan di  mana-mana.</li>
<li>Kemacetan di mana-mana ini merugikan seluruh warga Jakarta, dan  warga menjadi skeptis karena selama bertahun-tahun tidak ada perbaikan  (dari pemerintah) untuk kondisi ini. Oleh karena itu mereka mencoba  memecahkan masalah ini dengan hanya melihat pada diri mereka  masing-masing (no time to pay attention to others), yaitu dengan membeli  kendaraan pribadi yang bisa at least memecahkan masalah waktu tempuh  dan kenyamanan (dibadingkan dengan menggunakan kendaraan umum).  Kendaraan pribadi ini adalah Motor.</li>
<li>Pertumbuhan jumlah motor yang merupakan pemecahan jangka pendek bagi  pemiliknya ternyata menciptakan masalah baru, karena motor maupun mobil  tetap saja mengkonsumsi tiap jengkal jumlah jalan yang pertumbuhannya  sangat timpang.</li>
<li>Alhasil, kondisi bukannya menjadi semakin nyaman tapi ya semakin  buruk.</li>
<li>Tambahan lagi, warga kita sudah sejak lama tidak pernah dibiasakan  patuh hukum, karena jujur saja pelaku hukumnya pun kebanyakan di jalan  raya sering melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum yang  ujung-ujungnya jadi muncul paradigma tidak ada yang tidak boleh di  jalanan Jakarta asal kita bisa membayar.</li>
</ol>
<p>Itulah yang bisa saya tangkap, silahkan kalau ingin menambahkan. Lalu  apa kira-kira yang bisa sekiranya memperbaiki kondisi ini?<br />
Kebetulan saya mendapat kesempatan untuk tinggal di dua kota yang  memiliki sistem transportasi cukup baik, yaitu New York City dan  Singapura. Eits jangan terburu-buru menyebutkan bahwa Jakarta tidak  sebanding dengan dua kota ini? Kita akan tetap jalan di tempat jika  tidak mau melihat dan membandingkan dengan tempat-tempat lainnya.  Pengalaman tinggal di dua kota ini membuat saya mengerti bahwa wajar  jika warga kota ini tidak perlu punya kendaraan pribadi sendiri.  Transportasi publik yang mereka miliki sangatlah bisa diandalkan.  Sehingga warga lebih memilih menggunakan transportasi publik  dibandingkan kendaraan pribadi karena bahan bakar mahal dan tempat  parkir gila2an mahalnya. Namun transportasi publiknya nyaman. Lalu  apakah artinya di kedua kota tersebut tidak dikenal yang namanya  macet/traffic jam? Jangan salah, tetap ada, tapi jauh lebih bisa di  manage dan pengertian traffic jam mereka berbeda. Jika di Jakarta  rumah-kantor = 1-2 jam karena traffic jam, kalau di Singapura/New York,  naik kendaraan molor 20 menit = traffic jam.</p>
<p>Hal lainnya lagi  adalah yang berkaitan dengan poin nomer 8, yaitu law enforcement. Di  NYC/Singapura, practically tidak ada masalah serius, sedangkan di  Jakarta, untuk mengatur agar dua jalur (busway &amp; umum) bisa  dipergunakan sebagaimana mestinya saja susahnya bukan main.</p>
<p>Sekali lagi, saya sangat yakin, jika kita memiliki transportasi publik  yang bisa diandalkan maka hampir sebagian masalah warga Jakarta akan  bisa terselesaikan.</p>
<p>Bagimana menurut Anda?</p>
<p><em>Tulisan ini bisa dibaca juga <a href="http://bangwin.net/jakarta-memerlukan-transportasi-publik-yang-b">di sini</a></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2010/04/transportasi-publik-yang-bisa-diandalkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Foo Fighters Live Streaming</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2009/10/foo-fighter-live-streaming/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2009/10/foo-fighter-live-streaming/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:02:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Foo Fighter]]></category>
		<category><![CDATA[Live streaming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=438</guid>
		<description><![CDATA[Foo Fighters Live Performance from Studio 606 on Friday October 30, 2009, 7PM PT/10PM ET (October 31, around 9AM (pagi) &#8211; WIB)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Foo Fighters Live Performance from Studio 606 on Friday October 30, 2009, 7PM PT/10PM ET (October 31, around 9AM (pagi) &#8211; WIB)</p>
<p><img class="alignnone" title="Foo Fighter" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/588_foofighterlive.jpg" alt="" width="588" height="250" /></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="588" height="400" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://livestream-events-cdn.s3.amazonaws.com/foofighters/foofighters_player-fb.swf" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="588" height="400" src="http://livestream-events-cdn.s3.amazonaws.com/foofighters/foofighters_player-fb.swf" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2009/10/foo-fighter-live-streaming/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sneak-Preview: Good For The Soul</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2009/10/sneak-preview-good-for-the-soul/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2009/10/sneak-preview-good-for-the-soul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 01:06:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=435</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu band indie, Andre Harihandoyo &#38; SONICPEOPLE minggu ini merilis album mereka yang berjudul Good For The Soul. Sebelum membeli tentunya kita semua ingin tahu bagaimana musik mereka, lalu bagi yang sudah kenal dengan mereka tentunya ingin tahu ada cerita apa di balik terbentuknya album ini. VOJ memberikan waktu buat mereka untuk bercerita dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Good For The Soul" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/588_sonicpeoplenewalbum.jpg" alt="" width="588" height="441" /></p>
<p>Salah satu band indie, <a href="http://www.sonicpeoplemusic.com">Andre Harihandoyo &amp; SONICPEOPLE</a> minggu ini merilis album mereka yang berjudul Good For The Soul. Sebelum membeli tentunya kita semua ingin tahu bagaimana musik mereka, lalu bagi yang sudah kenal dengan mereka tentunya ingin tahu ada cerita apa di balik terbentuknya album ini.</p>
<p>VOJ memberikan waktu buat mereka untuk bercerita dan juga memperdengarkan album baru mereka disini, caranya mudah. Silahkan tune-in di website kami ini pada:</p>
<ul>
<li>Hari Rabu Tanggal 14 Oktober 2009</li>
<li>Jam 11 siang dan 11 malam (dua kali siaran) WIB</li>
</ul>
<p>Silahkan ikutan ngobrol juga di <a href="http://www.voiceofjakarta.com/kotak-ngobrol/">Kotak Ngobrol</a> kami dan kemungkinan kalian bisa ngobrol langsung dengan personil-personil Andre Harihandoyo &amp; SONICPEOPLE pada saat acara berlangsung.</p>
<p>Thanks and enjoy the show&#8230;:-)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2009/10/sneak-preview-good-for-the-soul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IndieAsia: Indonesia</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2009/04/indieasia-indonesia/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2009/04/indieasia-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 02:02:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=397</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 17 &#8211; 19 April 2009, kembali VOJ membawa 3 band indie Indonesia untuk perform di acara yang bernama INDIEASIA: INDONESIA yang akan berlangsung di Waterfront Stage &#8211; Esplanade, Singapore. Band indie yang sudah lama malang melintang di dunia musik independen Indonesia, Cozy Street Corner, duo Endah &#8216;N Rhesa, dan Bonita &#38; the husBand [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada tanggal 17 &#8211; 19 April 2009, kembali VOJ membawa 3 band indie Indonesia untuk perform di acara yang bernama INDIEASIA: INDONESIA yang akan berlangsung di Waterfront Stage &#8211; Esplanade, Singapore. Band indie yang sudah lama malang melintang di dunia musik independen Indonesia, Cozy Street Corner, duo Endah &#8216;N Rhesa, dan Bonita &amp; the husBand yang kami yakin akan membuat teman-teman pencinta musik Indonesia terkagum-kagum.</p>
<p>Silahkan lihat jadwal pementasan mereka di bawah ini:</p>
<p><img class="alignnone" title="Jadwal IndieAsia: Indonesia" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_01.jpg" alt="" width="387" height="604" /></p>
<p><img class="alignnone" title="Detail poster" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_02.jpg" alt="" width="604" height="339" /></p>
<p><img class="alignnone" title="IndieAsia Poster" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_06.jpg" alt="" width="604" height="469" /></p>
<p><img class="alignnone" title="Poster IndieAsia 1" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_03.jpg" alt="" width="339" height="604" /></p>
<p><img class="alignnone" title="IndieAsia banner" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_04.jpg" alt="" width="339" height="604" /></p>
<p><img class="alignnone" title="IndieAsia banner 2" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/IndieAsia%20-%202009/kabari_indieasia_05.jpg" alt="" width="339" height="604" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2009/04/indieasia-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Andre @ Mosaic Music Festival</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2009/04/andre-harihandoyo-sonic-people-mosaic-music-festival/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2009/04/andre-harihandoyo-sonic-people-mosaic-music-festival/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2009 15:54:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>bangwin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=370</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2009 ini adalah tahun dimana banyak band band indie Indonesia mulai merambah arena musik international. Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE, menjadi salah satu band Indonesia yang turut meramaikan festival musik terbesar di Singapura, bersama dengan Mocca yang tampil beberapa hari sebelumnya di Mosaic Music Festival 2009. Pesta musik yang diselenggarakan di Esplanade ini diramaikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" title="Andre Harihandoyo &amp; Sonic People @ Mosaic Music Festival" src="http://img.photobucket.com/albums/v245/bangwin/VOJ/kabari-andremosaic.jpg" alt="" width="588" height="393" /></p>
<p>Tahun 2009 ini adalah tahun dimana banyak band band indie Indonesia mulai merambah arena musik international. Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE, menjadi salah satu band Indonesia yang turut meramaikan festival musik terbesar di Singapura, bersama dengan Mocca yang tampil beberapa hari sebelumnya di Mosaic Music Festival 2009. Pesta musik yang diselenggarakan di Esplanade ini diramaikan oleh para musisi internasional papan atas seperti di antaranya adalah Brian McKnight, Indigo Girls, N.E.R.D., Mike Stern and the Yellowjackets, dan Dave Weckl, menjadikan MMF sebuah event musik yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Tidak sedikit penikmat penikmat musik dari negara-negara tetangga seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan Philipina rela terbang untuk menikmati pesta musik selama 2 minggu ini.</p>
<p>Sebagai band yang terhitung baru, Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE menunjukkan kualitasnya sebagai band yang memang pantas diperhitungkan di arena musik regional Asia Tenggara dengan menyedot sedikitnya 1000 orang penonton di panggung terbuka. Dengan warna musik blues yang kental, dipadukan dengan musik akustik dan keterampilan berimprovisasi yang di atas porsi rata-rata, Sonic People – demikian band ini secara singkat disebut – ternyata mendapat hati di banyak penikmat musik Singapura, yang notabene selama festival ini berlangsung banyak berasal dari aneka negara tetangganya.</p>
<p>Di suatu malam, 20 Maret 2009, mereka tampil untuk pertama kalinya di sebuah tempat yang sangat cozy, yang dikenal dengan Haagen Daaz Living Room. Kedekatan antara mereka dengan penonton sangat terasa disini, dengan musik musik akustik yang cenderung membuat penonton untuk ikut bersenandung dan bernyanyi, sampai bergoyang dengan alunan bluesy yang disajikan oleh Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE.</p>
<p>Perpaduan antara sayatan lick-lick gitar Andre yang sangat bluesy dan berpondasi ritmik yang sangat khas lewat petikan-petikannya, memang merupakan warna yang jarang kita temui belakangan ini. Ditingkahi pula oleh liukan klarinet yang khas oleh Andreas, yang juga turut menggawangi sesi ritmik lewat permainan rhodes dan organ-nya bersama dentuman bas Brian dan gebukan drum Tobias yang amat groovy, makin melengkapi band ini sebagai suatu paket yang unik dan solid. Tidak heran bila hal itu bisa amat mudah kita rasakan, karena memang latar belakang musikal masing-masing personil telah membekali mereka dengan perlengkapan perang yang mantap. Tobias merupakan langganan penggebuk drum untuk artis internasional Nestor Torres (pemain flute asal Puerto Rico) dan Doug Cameron (pemain biola jazz Amerika Serikat) di setiap pertunjukkan mereka di festival Java Jazz di Jakarta, juga pernah bermain bersama Michael Bogart (pemain trumpet band funk Tower of Power) dan pernah pula memenangkan Mezzo Jazz Award 2007 bersama bandnya, Quicky. Ia juga sempat bermain sebagai perkusionis di beragam orkestra lokal di Jakarta dan Karawaci. Andreas juga telah seringkali menulis aransemen untuk berbagai orkestra dan ensembel musik kamar, termasuk untuk peluncuran album perdana grup Everybody Loves Irene, dan belakangan ini membentuk grup orkestranya sendiri, Andreas Arianto Orchestra, yang baru saja menyelesaikan tur 6 kota bersama SLANK. Kebetulan pula Tobias dan Andreas sama-sama mengajar di Universitas Pelita Harapan Conservatory of Music. Sedangkan Brian selain menjalani kehidupannya sebagai produser musik salah satu label independent di Indonesia, juga memiliki segudang pengalaman sebagai stage and studio session player, semakin mempersolid fondasi band ini.</p>
<p>Kemudian di panggung yang lebih besar di luar ruangan, Waterfront Stage, Sonic People kembali bermain dengan set akustik di hari kedua pentas mereka, dengan Tobias menggunakan cajon dan beberapa simbal. Lebih dari 1000 orang terpincut untuk menonton mereka hingga akhir pertunjukkan yang seharusnya hanya 45 menit menjadi 70 menit itu. Reaksi penonton yang luar biasa akan aneka improvisasi permainan dan kecakapan Andre dalam membangun komunikasi lah yang mengharuskan mereka untuk melakukan penambahan waktu pertunjukkan. Dan sama seperti pada hari pertama, mereka pun membagi-bagikan bundel CD dari koleksi 2 CD mini album mereka yang bertajuk Two Sides for Every Story. Malam yang amat fantastis itu terus berlanjut hingga pentas mereka di hari terakhir festival Mosaic, namun kali ini dengan set elektrik dengan lagu-lagu yang lebih upbeat dan juga penuh akan improvisasi.</p>
<p>Oh ya, tidak lupa Sonic People pun di hari kedua membuat sesak perpustakaan Esplanade, tempat di mana acara In the House FM berlangsung dengan aneka sesi wawancara yang mengupas tentang pembuatan album terbaru mereka, juga latar belakang historis pembentukan band ini. Dalam acara ini pula mereka berkesempatan untuk bermain dua lagu. Wawancara yang amat menyenangkan ini dipandu oleh duo MC berbakat nan musikal, Jack &amp; Rai yang sangat terkemuka di sana .</p>
<p>Tur mereka di Singapura ini baru saja berakhir dan Andre Harihandoyo akan melanjutkan tur promo ke Australia selama bulan April mendatang untuk terus mempromosikan bundel Two Sides for Every Story, sehingga album mereka dapat dimiliki oleh sebanyak mungkin pendengar di sebanyak mungkin tempat. Konsep yang sangat unik mereka terapkan dalam promosi, yaitu dengan memperbolehkan para pendengar untuk meng-copy lagu-lagu mereka menjadi format mp3 di komputer-komputer, untuk kemudian melibatkan para pendengar tersebut untuk meneruskan memberikan bundel itu kepada orang lain, dan begitu seterusnya. Tidak hanya itu, mereka juga akan mengirimkan T-shirt Sonic People kepada setiap pendengar yang mengunggah foto mereka bersama bundel tersebut ke halaman grup ini di Facebook. Wah, suatu konsep yang baru pertama dijalani oleh band dalam promosi karyanya! Hal ini dilakukan, ujar Andre, dengan tujuan untuk menambah gaung ketika mereka merilis album perdana mereka dalam waktu dekat ini.</p>
<p>Buat teman-teman yang ingin mengunduh lagu-lagu mereka secara gratis, silakan kunjungi <a href="http://www.myspace.com/harihandoyo">Myspace Profile</a> mereka  atau <a href="http://www.imeem.com/sonicpeople">Imeem Profile</a> mereka, lalu untuk reportase fotografi silakan kunjungi di <a href="http://www.facebook.com/s.php?ref=search&amp;init=q&amp;q=sonic+people&amp;sid=7224c28bb357dfab5af8322c44d28b92#/photo_search.php?oid=32314837648&amp;view=all">Facebook Photo</a> mereka.</p>
<p>Untuk info lebih lanjut silakan kunjungi website resmi <a href="http://www.harihandoyo.com">Andre Harihandoyo and SONIC PEOPLE</a>.</p>
<p><em>*Tulisan ini dibuat oleh Andreas Arianto Yanuar*</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2009/04/andre-harihandoyo-sonic-people-mosaic-music-festival/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

