<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Voice of Jakarta &#187; Add new tag</title>
	<atom:link href="http://voiceofjakarta.com/tag/add-new-tag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://voiceofjakarta.com</link>
	<description>Everything about The City</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Mar 2012 03:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Manifesto for a Consumptive World</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2008/10/magno-a-manifesto-for-a-consumptive-world/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2008/10/magno-a-manifesto-for-a-consumptive-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Oct 2008 18:02:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jakarta Kita]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[award]]></category>
		<category><![CDATA[design]]></category>
		<category><![CDATA[Kartono]]></category>
		<category><![CDATA[Manifesto]]></category>
		<category><![CDATA[product design]]></category>
		<category><![CDATA[radio]]></category>
		<category><![CDATA[Singgih]]></category>
		<category><![CDATA[Singgih Kartono]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Radio kayu yang imut dan minimalis ini ternyata sarat cerita dan pembelajaran. Dari perbincangan MANIFESTO edisi 17 Oktober 2008 dengan Singgih Susilo Kartono, desainernya, terungkap bahwa Magno, seri radio kayu keluaran studio desain dari Temanggung ini merupakan reaksi dia atas &#8216;kelakuan&#8217; kita yang sangat konsumtif dan gemar &#8216;nyampah&#8217;, saban ada model gadget baru, yang lama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.voiceofjakarta.com/wp-content/uploads/2008/10/magno-radio.jpg"></a></p>
<p><a href="http://www.voiceofjakarta.com/wp-content/uploads/2008/10/magno-radio1.jpg"><img class="size-medium wp-image-146 alignleft" src="http://www.voiceofjakarta.com/wp-content/uploads/2008/10/magno-radio1-300x225.jpg" alt="" width="180" height="135" /></a></p>
<p>Radio kayu yang imut dan minimalis ini ternyata sarat cerita dan pembelajaran. Dari perbincangan MANIFESTO edisi 17 Oktober 2008 dengan Singgih Susilo Kartono, desainernya, terungkap bahwa Magno, seri radio kayu keluaran studio desain dari Temanggung ini merupakan reaksi dia atas &#8216;kelakuan&#8217; kita yang sangat konsumtif dan gemar &#8216;nyampah&#8217;, saban ada model <em>gadget</em> baru, yang lama dibuang, menimbulkan sampah yang sukar terurai dan mencemari lingkungan. &#8220;Jangan beli kalau tidak bisa memelihara!&#8221; ucapnya. Pilihan material kayu ingin mengingatkan kita bahwa hidup ini ada batasnya, karena kayu suatu saat akan lapuk tidak seperti plastik dan material &#8216;modern&#8217; yang menjanjikan kehidupan abadi namun tidak ramah lingkungan.  Pada Magno &#8221;personal&#8221; radio, tidak ada skala frekuensi karena Singgih ingin menyatakan bahwa kita harus punya hubungan dengan benda-benda milik kita, bukan hanya memakai atau membanggakannya saja. Apabila kita sudi sedikit berpayah mengasah &#8220;feeling&#8221;, kita akan bisa menemukan radio station kesayangan kita. Radio ini sangat &#8216;bersih&#8217; tanpa banyak tulisan di permukaannya yang tidak dipernis, juga menonjolkan desain yang &#8216;hangat&#8217; dengan pasak kayu bahkan karet dan kancing untuk mekanisme penutup tempat baterainya.</p>
<p>Dengarkan obrolan dengan Singgih Kartono, tamu MANIFESTO yang pertama, perjalanan hidupnya, perjuangannya melatih karyawan dan membesarkan usaha kecilnya, dan prinsip-prinsip di balik kreasinya, seri radio kayu Magno yang kini tengah bertarung di People&#8217;s Award dari Cooper-Hewitt Design Museum di New York City.  Sudah banyak yang memberi dukungan bagi Magno berupa vote &#8211; sudahkah Anda voting?  Kunjungi <a href="http://www.magno-design.com">www.magno-design.com</a> untuk mengakses voting page People&#8217;s Award.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2008/10/magno-a-manifesto-for-a-consumptive-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Edisi Spesial Nuansa Jazz: Gitar Jazz, episode 1: 1890-1956</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2008/09/edisi-spesial-nuansa-jazz-gitar-jazz-episode-1-1890-1956/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2008/09/edisi-spesial-nuansa-jazz-gitar-jazz-episode-1-1890-1956/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Sep 2008 02:35:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Carl Kress]]></category>
		<category><![CDATA[Charlie Christian]]></category>
		<category><![CDATA[Django Reinhardt]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Durham]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie Lang]]></category>
		<category><![CDATA[Freddie Green]]></category>
		<category><![CDATA[George van Eps]]></category>
		<category><![CDATA[gitar jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Nuansa Jazz]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah gitar jazz]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Tal Farlow]]></category>
		<category><![CDATA[Vess Ossman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Episode ini akan diputar ulang 30 September (10:00pm CST-Amerika) atau 1 Oktober (10:00 WIB Indonesia, 11:00 Singapore). ======== Nuansa Jazz di hari Sabtu, 27 September, 2008 (22:00 WIB, 23:00 Singapore, atau 10:00am Amerika CST) akan menampilkan edisi spesial: Gitar Jazz, episode 1: 1890-1956. Anda akan mendengarkan penjabaran secara lugas sejarah penggunaan gitar di Jazz melalui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Episode ini akan diputar ulang 30 September (10:00pm CST-Amerika) atau 1 Oktober (10:00 WIB Indonesia, 11:00 Singapore).</strong></p>
<p>========</p>
<p>Nuansa Jazz di hari Sabtu, 27 September, 2008 (22:00 WIB, 23:00 Singapore, atau 10:00am Amerika CST) akan menampilkan edisi spesial: Gitar Jazz, episode 1: 1890-1956. Anda akan mendengarkan penjabaran secara lugas sejarah penggunaan gitar di Jazz melalui karya permainan berbagai musisi; antara lain: Vess Ossman, Eddie Lang, Carl Kress, Django Reinhardt, Freddie Green, Eddie Durham, Charlie Christian, George van Eps, Tal Farlow, dan lain-lain.</p>
<p>Selamat mendengarkan!</p>
<p>Alfred Ticoalu</p>
<p>Edisi Spesial Nuansa Jazz: <a href="http://www.voiceofjakarta.com/2008/10/02/edisi-spesial-nuansa-jazz-gitar-jazz-episode-2-1956-sekarang/" target="_self">Gitar Jazz, episode 2: 1956 &#8211; sekarang</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2008/09/edisi-spesial-nuansa-jazz-gitar-jazz-episode-1-1890-1956/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

