<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Voice of Jakarta &#187; Penyair</title>
	<atom:link href="http://voiceofjakarta.com/tag/penyair/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://voiceofjakarta.com</link>
	<description>Everything about The City</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Mar 2012 03:49:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Aku Dengar Alfred Ticoalu Memutar Jazz</title>
		<link>http://voiceofjakarta.com/2008/10/aku-dengar-alfred-ticoalu-memutar-jazz/</link>
		<comments>http://voiceofjakarta.com/2008/10/aku-dengar-alfred-ticoalu-memutar-jazz/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Oct 2008 01:42:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[edisi spesial]]></category>
		<category><![CDATA[gitar jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Hasan Aspahani]]></category>
		<category><![CDATA[Nuansa Jazz]]></category>
		<category><![CDATA[Penyair]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.voiceofjakarta.com/?p=157</guid>
		<description><![CDATA[Tak disangka, tak diduga. Seorang pendengar Nuansa Jazz, penyair ternama Hasan Aspahani, mendapat inspirasi untuk menulis sebuah puisi kala mendengaran edisi spesial gitar jazz. Dengan izin beliau, berikut terlampir puisi tersebut. Sekali lagi, terima kasih Bung Hasan! Jangan lupa untuk mengunjungi blog beliau. Di sana anda bisa temukan banyak karyanya. Selamat menikmati. NB: Terima kasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak disangka, tak diduga. Seorang pendengar Nuansa Jazz, penyair ternama Hasan Aspahani, mendapat inspirasi untuk menulis sebuah puisi kala mendengaran edisi spesial gitar jazz. Dengan izin beliau, berikut terlampir puisi tersebut. Sekali lagi, terima kasih Bung Hasan!</p>
<p>Jangan lupa untuk <a href="http://sejuta-puisi.blogspot.com/" target="_blank">mengunjungi blog</a> beliau. Di sana anda bisa temukan banyak karyanya.</p>
<p>Selamat menikmati.</p>
<p>NB: Terima kasih juga untuk semua pendengar Nuansa Jazz; terutama mereka yang kala edisi spesial gitar jazz mengudara memberikan berbagai saran dan komentar. Beberapa saran yang masuk secara langsung memberi ide baru untuk edisi-edisi spesial berikutnya. Jadi, tunggu saja tanggal mainnya!</p>
<p style="center;">============================</p>
<p><strong>Aku Dengar Alfred Ticoalu Memutar Jazz</strong></p>
<p>/1/</p>
<p>Gerimis, aih, yang semakin genit,<br />
menari menunggangi menit-menit</p>
<p>/2/</p>
<p>Gerimis, aih, yang semakin berlapis,<br />
derap baris, menebal di tepi pelipis</p>
<p>/3/</p>
<p>Adakah gerimis yang tak sampai?<br />
Ia yang terkibas, sangkut di lambai</p>
<p>lambai yang lekas, kembali bergegas,<br />
jangan aku memungut bekas-bekas.</p>
<p>/4/</p>
<p>Jangan percaya pada cuaca,<br />
<span class="yshortcuts" style="pointer;">kata nasihat</span> lama, angin bisa<br />
berdusta, gerimis bisa ia<br />
permainkan sesuka hatinya&#8230;.</p>
<p>/5/</p>
<p>Siapa memetik senar sepimu? Lepas<br />
lagu demi lagu, meningkah jantungmu</p>
<p>Berdentingan, dan kau curiga pada<br />
jemari gerimis itu, ia ciptakan jazz<br />
bersama angin yang parau mengembus<br />
dari lorong kosong paru-parumu</p>
<p>/6/</p>
<p>Kemana kau cari riuh gerimismu?<br />
di  lekuk kelok sungai tak ada</p>
<p>/7/</p>
<p>Aih, akhirnya, reda jua, kau redakan<br />
sepimu, sepi redakan gerimismu,<br />
gerimis meredakan degup jantungmu.</p>
<p>Siapa yang akan bilang selamat tinggal?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://voiceofjakarta.com/2008/10/aku-dengar-alfred-ticoalu-memutar-jazz/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

